Yogyakarta (11/04), National Paralympic Committee (NPC) DIY memperpanjang penundaan sejumlah kegiatan mereka akibat mewabahnya virus covid-19. Menurut Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto diantara kegiatan tersebut yakni pemusatan latihan daerah (pelatda) atlet Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 Papua.
Untuk itu paralimpian DIY yang masuk dalam kontingen tersebut diminta menjalankan latihan secara mandiri di rumah mereka masing-masing.
Sebelumnya Hariyanto mengaku sudah mengeluarkan surat edaran yang berlaku hingga 9 April lalu. Namun, karena masa tanggap darurat masih diberlakukan maka dibuat surat yang baru yang menunda berbagai kegiatan NPC tersebut hingga akhir bulan ini.
“Terkait dengan virus corona yang sampai dengan hari ini tentu kami dari NPC DIY terkait semua kegiatan organisasimaupun pemusatan latian daerah peparnas kami harus ambil sikap. Sebenarnya sudah mengeluarkan SE yang berakhir 9 April, kami kembali sampaikan perpanjangan untuk kegiatan NPC secara umum.”
Selain pelatda, berbagai kegiatan NPC juga harus ditunda. Seperti pelantikan pengurus yang baru dan juga rapat kerja daerah (Rakerda).
Hariyanto pun berpesan agar para atlet tetap menjalani latihan semaksimal mungkin di rumah mereka. Karena pada pekan depan akan dilakukan pemantauan kondisi mereka.
Sebanyak 90 paralimpian DIY dan 22 orang pelatih masuk dalam puslatda peparnas 2020. Mereka terbagi dalam delapan cabang olahraga, diantaranya tenis meja, bochia, panahan, dan angkat berat.

