Sleman (01/11) : Sebanyak 156 orang anggota kontingen Pekan Parlimpik Nasional (Peparnas) Papua dari Daerah Istimewa Yogyakarta menjalani tes PCR untuk ketiga kalinya pada Senin (01/11) pagi. Kegiatan yang digelar di Hotel UNY tempat karantina mereka ini merupakan yang ketiga kalinya, sebelum mereka bertolak ke Jayapura.
Ketua NPC DIY, Hariyanto mengatakan kegiatan diikuti oleh seluruh kontingen yang akan berangkat. Baik itu atlet, pelatih, ofisial, maupun pendamping. Tes CPR dilakukan oleh tim dari Balai Laboratorium dan Kalibrasi Dinas Kesehatan DIY.
“Kita harapkan siang ini hasil sudah keluar ya, karena nanti kalau ada yang positif bisa segera ditangani,” katanya di sela-sela kegiatan.
Sementara itu salah satu pelatih tenis kursi roda DIY, Joko Suryanto menyebut total ada 12 atlet dan 6 orang ofisial yang menjalani tes PCR. Ia pun berharap seluruh atlet bisa negatif dan berangkat ke Papua. Dimana sejauh ini ia sendiri menilai mereka memang dalam kondisi sehat tidak ada gejala apapun.
“Semua sudah tes tadi pagi, ya harapannya semua negatif sehingga bisa berangkat semua ikut bertanding semua,” jelasnya.
Pelatih atletik DIY, Bambang Dewanjaya mengatakan ada 14 atlet dan empat orang pelatih yang menjalani tes PCR. Senada dengan Joko, ia juga berharap mereka dalam keadaan sehat semua sehingga bisa bertanding di Peparnas Papua.
“Sayang sudah dua tahun latihan keluar banyak biaya kalau ngga bisa berangkat. Kemarin sudah saya minta untuk jaga kondisi ketika karantina, latihan juga hanya yang ringan saja,” katanya.
Kontingen DIY menurut jadwal akan bertolak ke Jayapura pada Selasa (02/11) pagi pukul 08.00 WIB dan tiba di Sentani pada pukul 15.00 WIT. Sementara pembukaan Peparnas dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (05/11). Karena setibanya di Papua para atlet akan menjalani klasifikasi disabilitas terlebih dahulu pada Selasa dan Rabu. (devi)



