WhatsApp Image 2021-11-01 at 11.26.21

Atlet, Pelatih, dan Ofisial Peparnas DIY Jalani PCR Ketiga

Sleman (01/11) : Sebanyak 156 orang anggota kontingen Pekan Parlimpik Nasional (Peparnas) Papua dari Daerah Istimewa Yogyakarta menjalani tes PCR untuk ketiga kalinya pada Senin (01/11) pagi. Kegiatan yang digelar di Hotel UNY tempat karantina mereka ini merupakan yang ketiga kalinya, sebelum mereka bertolak ke Jayapura.

Ketua NPC DIY, Hariyanto mengatakan kegiatan diikuti oleh seluruh kontingen yang akan berangkat. Baik itu atlet, pelatih, ofisial, maupun pendamping. Tes CPR dilakukan oleh tim dari Balai Laboratorium dan Kalibrasi Dinas Kesehatan DIY.

“Kita harapkan siang ini hasil sudah keluar ya, karena nanti kalau ada yang positif bisa segera ditangani,” katanya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu salah satu pelatih tenis kursi roda DIY, Joko Suryanto menyebut total ada 12 atlet dan 6 orang ofisial yang menjalani tes PCR. Ia pun berharap seluruh atlet bisa negatif dan berangkat ke Papua. Dimana sejauh ini ia sendiri menilai mereka memang dalam kondisi sehat tidak ada gejala apapun.

“Semua sudah tes tadi pagi, ya harapannya semua negatif sehingga bisa berangkat semua ikut bertanding semua,” jelasnya.

Pelatih atletik DIY, Bambang Dewanjaya mengatakan ada 14 atlet dan empat orang pelatih yang menjalani tes PCR. Senada dengan Joko, ia juga berharap mereka dalam keadaan sehat semua sehingga bisa bertanding di Peparnas Papua.

“Sayang sudah dua tahun latihan keluar banyak biaya kalau ngga bisa berangkat. Kemarin sudah saya minta untuk jaga kondisi ketika karantina, latihan juga hanya yang ringan saja,” katanya.

Kontingen DIY menurut jadwal akan bertolak ke Jayapura pada Selasa (02/11) pagi pukul 08.00 WIB dan tiba di Sentani pada pukul 15.00 WIT. Sementara pembukaan Peparnas dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (05/11). Karena setibanya di Papua para atlet akan menjalani klasifikasi disabilitas terlebih dahulu pada Selasa dan Rabu. (devi)

WhatsApp Image 2020-11-03 at 11.47.53

Tim Tenis Kursi Roda Persembahkan Piala Bergilir kepada NPC DIY

Yogyakarta, (03/11) : Tim tenis kursi roda Daerah Istimewa Yogyakarta menyerahkan piala bergilir Kapusrehab Cup 2020 kepada National Paralympic Committee (NPC) setempat pada Selasa (03/11). Kegiatan penyerahan dilakukan di sela-sela kegiatan latihan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Dalam penyerahan tersebut, pelatih tim tenis kursi roda DIY, Mohammad Jaka Suryanto, juga menyampaikan sejumlah evaluasi bagi para atlet. Meski berhasil meraih gelar juara umum dengan merebut dua kemenangan di dua kelas, tetapi menurutnya kejuaraan ini bukan menjadi target mereka. Karena fokus mereka adalah di ajang Peparnas mendatang.

“Nanti perlu belajar teknik lain-lain lagi, seperti kemarin main servis bawah terus setelah lawan terbiasa kita kasih servis bola atas dia bingung. Nah itu menguasai teknik yang banyak bisa jadi variasi serangan,” ujarnya.

Sementara itu salah satu pemain yang turut bermain di Kapusrehab Cup 2020 kemarin, Sarjiyanto menyebut instruksi pelatih sangat menolongnya dalam pertandingan. Sehingga hasilnya ia dan rekan satu timnya bisa meraih kemenangan hingga ke final.

“Kalau main selalu lihat pelatih, apa instruksinya selalu ikuti, efektif kemarin. Bagi teman-teman yang belum bisa main sekarang mungkin tahun depan ada lagi, yang penting latihan serius, waktu masih panjang, dan jangan minder,” tegasnya.

Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto mengaku bersyukur dengan pencapaian para pemain tenis kursi roda ini.

“Bersyukur juara satu di second draw dan main draw, sampai bisa bawa pulang piala bergilir. Ini pertama kalinya bagi Jogja, mudah-mudahan dia betah di sini dan ngga balik lagi ke sana. Kalau balik nanti kita boyong lagi,” ujar Hariyanto.

Kedepan tantangan bagi tim ini menurutnya akan semakin berat. Setelah selama ini mereka berjuang untuk meraihnya, kini para pemain ini harus berjuang lagi untuk bisa mempertahankan gelar juara tersebut. Sementara banyak daerah lain juga tentunya berharap untuk bisa merebut gelar itu.

Sebelumnya tim tenis kursi roda DIY berhasil menang di ajang Kapusrehab Cup 2020 yang digelar di Bogor, Jawa Barat, pada 27 Oktober lalu. Mengirim dua pasangan di tim second draw DIY diwakili oleh Hariyanto dan Sarjiyanto yang menang 8-1 melawan tim Papua. Sementara main draw DIY diperkuat oleh Suwardi dan Arifin yang menang 8-5 melawan tuan rumah.

WhatsApp Image 2020-10-27 at 16.08.57

Tim Tenis Kursi Roda NPC DIY Juara Kapusrehab Cup 2020

Bogor, (29/10) : Tim tenis kursi roda NPC DIY berhasil meraih gelar juara umum dalam kejuaraan Kapusrehab Cup 2020 yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10).

Mengirim dua pasangan, pemula dan utama, DIY berhasil menyabet juara di kedua nomor. Pelatih tim tenis kursi roda DIY, Mohammad Jaka Suryanto, untuk tim pemula DIY diwakili oleh Hariyanto dan Sarjiyanto yang menang 8-1 melawan tim Papua.

Sementara tim utama diperkuat oleh Suwardi dan Arifin yang menang 8-5 melawan tuan rumah. Kejuaraan ini sendiri rutin digelar setiap tahunnya dan tahun ini karena covid-19 hanya diikuti enam daearah, termasuk DIY.

Kejuaraan ini menurut Jaka menjadi ajang evaluasi tim pemusatan latihan daerah (Pelatda) DIY untuk persiapan Peparnas mendatang.

“Jadi nanti kita setelah hasil di kapus rehab ini kita evaluasi dengan pelatih dan nyusun program utk hadapi peparnas di papua itu.”

Sementara itu salah satu pemain, Hariyanto mengaku bersyukur DIY bisa menyabet gelar juara di ajang tersebut.

“Benar-benar bersyukur bahwa tim tenis bisa memenangkan dua nomor yang dipertandingkan tersebut,” ujar Hariyanto.

Sebagaimana Jaka, Hariyanto juga menyebut ajang ini menjadi evaluasi bagi tim tenis kursi roda DIY untuk persiapan Peparnas. Mengingat memang event untuk NPC tidak terlalu banyak.

“Walaupun kita pada hari ini bisa ambil di dua nomor yang dipertandingkan sekaligus, sehingga bisa dapat piala bergilir untuk pertama kali, tentu kita masih tetap terus berbenah. Tidak membuat kita berpuas diri, karena lawan akan makin kencang untuk persiapan,” pungkasnya