Sleman (03/09) : Kontingen Sleman mendominasi di cabang olahraga para badminton Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022. Dalam ajang yang digelar di hall badminton FIK UNY, Sabtu (03/09), Sleman tecatat lolos ke babak final di 6 dari 14 nomor yang dipertandingkan.
Termasuk diantaranya all final Sleman di nomor Tunggal SL 4 Putra atas nama Witadi yang menjadi unggulan 1 melawan Supriyadi. Kemudian di nomor Tunggal Putri Tuna Rungu Wicara (TRW) atas nama Ludira Jati Herdiana melawan Irna Octaviani.
Pebulutangkis Sleman lainnya yang lolos ke babak final diantaranya Yulianto yang akan melawan Naseh Yogi Prasetya dari Bantul di nomor Tunggal WH 2 Putra. Kemudian Tunggal Grahita Putri atas nama Nur Yuningsih melawan Winda Apriliana dari Bantul.
Ketua NPC Sleman, Suwartoyo mengaku bersyukur atas hasil ini. Ia pun berharap para pemain bisa tampil maksimal di final besok dan mempersembahkan medali bagi Sleman.
“Ya kami bersyukur atlet-atlet Sleman banyak yang lolos ke final, sejak awal memang kami berharap dari cabor para badminton ini untuk bisa menyumbang medali di Peparda III ini,” ujarnya.
Sementara itu pemain andalan Kulon Progo, Qonitah Ikhtiar Syakuroh tercatat sukses meraih kemenangan di lga pertamanya melawan pebulutangkis Sleman Ratna Dewi dengan skor 21-3 dan 21-2. Di laga keduanya besok Qonitah masih akan melawan pebulutangkis Sleman lainnya Yati Indari.
Ketua NPC Kulon Progo, Widinuryanto menyebut Qonitah sejak awal memang menjadi andalan bagi daerahnya untuk bisa mempersembahkan medali. “Ya Alhamdulillah tadi bisa menang, Qonitah memang kami andalkan untuk bisa meraih medali di Peparda ini, semoga bisa tampil dengan baik,” kata Widi.
Selain Sleman, para pebulutangkis Bantul juga tercatat banyak yang melenggang ke final. Total ada lima nomor yang diikuti Bantul di babak final, termasuk all Bantul final yakni Suminah melawan Sudartik di nomor Tunggal WH 2 Putri. (devi)


