1

PEMBUBARAN PANITIA KEJURDA II PARALIMPIK NPC DIY TAHUN 2023

National Paralympic Committee (NPC) DIY melaksanakan agenda Pembubaran Panitia KEJURDA II Paralimpik pada hari Sabtu (14/10/2023). Agenda dipimpin langsung oleh Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto, didampingi Ketua Panitia KEJURDA II Paralimpik, Joned Etri Seaga, S.Or. serta dihadiri oleh seluruh Panitia Inti dan Penanggung Jawab Cabor. Seluruh laporan disampaikan oleh masing-masing bidang kepanitiaan dan pelaksana cabor dilanjutkan pembubaran secara resmi oleh Ketua Umum NPC DIY. Melalui rapat evaluasi ini, diharapkan penyelenggaraan ajang KEJURDA mendatang dapat berjalan lebih sukses. Salam olahraga!

1

PENUTUPAN KEJURDA PARALIMPIK II NPC DIY 2023

Kejuaraan Daerah (KEJURDA) II Paralimpik NPC DIY Tahun 2023 resmi ditutup di Sport Center UMBY Kampus 1 Yogyakarta (@umbyogyakarta) pada Sabtu (07/10/2023). Pertandingan yang dilaksanakan selama lima hari, pada Selasa-Sabtu (03-07/10/2023) ini diselenggarakan di 11 venue dan diikuti 520 atlet dari 11 cabang olahraga. Kegiatan penutupan diawali dengan penyerahan piala serta foto bersama para atlet kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Hariyanto, Ketua Umum NPC DIY dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terlaksananya ajang ini dan juga berharap kegiatan ini dapat menjaring bibit baru atlet disabilitas untuk bergabung di NPC DIY. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Disdikpora DIY, Dr. Didik Wardaya S.E., M.Pd., Yayuk Basuki, Ketua Umum Indonesia Olympian Association (IOA), dan Rektor UMBY Dr. Agus Slamet, S.TP., M.P., MCE. Salam olahraga!

Didukung oleh:
@umbyogyakarta
@fkip.umby
@ilmukeolahragaan_umby


Find us on
Instagram: @npc_diy
FB: NPC DIY (Paralympic Jogjakarta)
YouTube: NPC DIY
Web: paralympicdiy.or.id
Email : paralympicdiy@gmail.com

WhatsApp Image 2022-09-07 at 18.49.54

Sleman Sapu Bersih Medali Emas Boccia Peparda III DIY

Sleman (07/09) : Kabupaten Sleman menyapu bersih empat medali emas dari cabang olahraga boccia Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY tahun 2022 yang digelar di Hall Yakkum. Dengan raihan itu, Sleman juga berhak menyandang gelar juara cabor boccia Peparda III.

Empat medali emas Sleman dipersembahkan oleh Yasmin di kategori BC 1, Trihartanto di BC 2, Surwandono di BC 5, dan Mix Pairs BC 5 Birrul dan Tumini. Ketua NPC Sleman, Suwartoyo mengatakan sejak awal pihaknya memang menargetkan juara dari cabor boccia ini.

“Final antara tim Sleman dengan tim Bantul dimenangkan tim Sleman 14-0. Secara total untuk pertandingan cabor boccia kita mendapatkan empat emas, tiga perak, satu perunggu. Jadi sapu bersih untuk NPC Sleman,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharso yang meninjau langsung cabor boccia mengatakan apreisiasinya karena berhasil merebut medali emas boccia. Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi kontingen Sleman yang masih berlaga di cabor lainnya.

“Saya sangat bahagia dan bangga kepada teman-teman kontingen Sleman dalam gelaran Peparda yang mempunyai semangat dan daya juang yang tinggi,” kata Danang.

Sleman sendiri berkekuatan 7 atlet dengan dua orang di kategori BC 1, empat orang di BC 5, dan satu orang BC 2. Sementara itu Bantul di cabor boccia ini meraih satu medali perak atas nama Duta yang di final kalah dari Suwandono. Kemudian kota Yogyakarta mendapatkan satu perak atas nama Gamas Adi. (dev)

WhatsApp Image 2022-09-06 at 18.05.18

Bantul Juara Umum Atletik Peparda III

Sleman (06/09) :  Bantul berhasil menjadi juara umum cabang olahraga atletik Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022. Setelah di hari pertama meraih 11 medali emas di hari kedua mereka menambah 11 medali emas lagi. Sehingga total kontingen Bantul mendapatkan 22 medali emas melalui atletik.

Tambahan medali emas Bantul diantaranya dipersembahkan oleh Dwi Haryanto di lompat jauh tuna grahita dengan catatan 4,65 meter. Kemudian Teguh Widodo dan Nurfendi di lari 200 meter putra masing-masing di klasifikasi T11 dan T13 dengan catatan waktu 27,27 detik dan 25,48 detik, Siti Komaria di lari 200 meter putri Tuna Grahita, Jejen Dianto di lempar lembing TF11 dengan catatan 20,43 meter, dan Anggun Novita Dewi di lompat jauh TRW putri sejauh 4,55 meter serta lari 200 meter putri TRW dengan torehan waktu 29,78 detik.

Ketua NPC Bantul, Yulianto menyampaikan apresiasi kepada para atletnya yang sukses meraih prestasi di Peparda ini. Karena sejak awal memang mereka menargetkan untuk bisa meriah gelar juara umum di cabor atletik Peparda III.

“Alhamdulillah bisa meraih juara umum, terimakasih kepada para atlet yang sudah berjuang di Peparda tahun ini,” ujarnya.

Selain 22 emas, Bantul juga mendapatkan 11 perak dan 2 perunggu. Kemudian di bawah Bantul ada Sleman dengan 10 emas, 23 perak, dan 8 perunggu. Gunungkidul sementara itu ada di peringkat ketiga dengan 6 emas, 4 perak, dan 6 perunggu disusul Kulon Progo dengan 5 emas, 3 perak, dan 12 perunggu. Diikuti Yogyakarta dengan 3 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. (Devi)

WhatsApp Image 2022-09-06 at 18.44.51

Kota Yogyakarta Juara Umum Goalball Peparda III

Sleman (06/09) :  Kota Yogyakarta keluar sebagai juara umum cabang olahraga Goalball Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY tahun 2022. Dalam pertandingan yang digelar selama satu hari pada Selasa (06/09) di Gedung Serba Guna Condongcatur, Sleman, tim Kota Yogyakarta mengantongi satu emas dan satu perak.

Satu medali emas kota Yogyakarta diraih oleh tim putri yang menang 8-5 atas tim Sleman. Sementara satu medali perak, diraih oleh tim putra yang satu kali menang 10-5 atas tim Sleman dan satu kali kalah 11-9 dari tim Bantul. Dengan hasil ini Ketua NPC Kota Yogyakarta, Yudhi Sugiyanto mengucapkan terimakasih kepada para atlet goalball putra maupun putri yang telah berjuang di ajang Peparda III DIY ini.

“Alhamdulillah jadi yang goalball juara umum dengan satu emas dan satu perak, yang putra belum emas tapi perak jadi untuk teman-teman terimakasih walaupun kita masih belum emas tapi putri dapat emas, sementara teman-teman juara umum,” ujarnya.

Sementara itu Bantul dengan hasil ini meraih satu medali emas melalui tim putranya yang menang dua kali dalam pertandingan yakni 11-8 atas tim Sleman dan 11-9 atas tim Kota Yogyakarta. Sleman dengan sementara hanya meraih satu medali perak dari tim putri dan satu perunggu dari tim putra. (devi)

WhatsApp Image 2022-09-04 at 18.32.50

Sleman Juara Umum Para Badminton Peparda III DIY 2022

Sleman (04/09) : Tim bulutangkis Sleman di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022 berhasil meraih gelar juara umum setelah total mengumpulkan 6 medali emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Dalam pertandingan yang digelar di Hall Bulutangkis FIK UNY tersebut emas Sleman dipersembahkan oleh Nur Yuningsih di nomor Tunggal Grahita putri yang menang atas Winda Apriliana dengan skor 21-16 dan 21-13.

Kemudian Supriyadi yang menang atas rekan satu timnya Witadi di babak final Tunggal Putra SL 4 dengan skor 21-14 dan 21-16. Irna Octaviani di nomor Tunggal TRW Putri yang juga mengalahkan rekan satu timnya Ludira Jati Herdiana dengan skor 21-19 dan 21-7.  Kemudian Yulianto di Tunggal WH 2 yang meraih dua kemenangan beruntun di babak round robin, Duet Irna dan Ludira di nomor Ganda TRW Putri yang juga menang beruntun di babak round robin, dan Duet Mix Kelas 8 Arya Sadewa dan Ratna Dewi yang di laga terakhir sukses mengalahkan unggulan Kulon Progo Mashuri dan Qonitah Ikhtiar Syakuroh.

Ketua NPC Sleman, Suwartoyo pun mengaku bangga dengan prestasi paralimpian tersebut. Sejak awal mereka memang ditargetkan untuk bisa meraih prestasi terbaik sebagai tuan rumah. “Syukur Alhamdulillah mereka bisa meraih hasil terbaiknya, terimakasih saya ucapkan kepada para atlet. Semoga ini menjadi pembuka bagi prestasi atlet-atlet lainnya dari Sleman di cabor-cabor berikutnya,” ujarnya.

Di bawah Sleman, kontingen Bantul sukses meraih gelar juara kedua setelah mengumpulkan 4 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Empat emas Bantul dipersembahkan oleh Sudartik di nomor Tunggal WH 2 Putri, pasangan Aditya Hermawan dan Monica Oktavian di nomor Mix TRW, Aditya Hermawan di nomor Tunggal TRW Putra, dan Sumardiyana di nomor Tunggal WH 1 Putra.

Peringkat ketiga para badminton sementara itu diraih oleh atlet-atlet kota Yogyakarta yang mendapatkan tiga medali emas. Ketiganya dipersembahkan oleh Rifki Lusuandi dan Wahyu Triwibowo di nomor Ganda TRW Putra, duet Naufal Dwi Kurnia dan Tarisa Putik di Mix Grahita, dan Naufal Dwi Kurnia di Tunggal Grahita Putra.

Sementara Kulon Progo sukses mendapatkan satu emas melalui atlet andalannya Qonitah Ikhtiar Syakuroh di nomor Tunggal SL 4 Putri, serta dua medali perak, dan satu medali perunggu. Kontingen Gunungkidul di para badminton ini hanya mendapatkan dua medali perak. (dev)