WhatsApp Image 2022-09-07 at 18.49.54

Sleman Sapu Bersih Medali Emas Boccia Peparda III DIY

Sleman (07/09) : Kabupaten Sleman menyapu bersih empat medali emas dari cabang olahraga boccia Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY tahun 2022 yang digelar di Hall Yakkum. Dengan raihan itu, Sleman juga berhak menyandang gelar juara cabor boccia Peparda III.

Empat medali emas Sleman dipersembahkan oleh Yasmin di kategori BC 1, Trihartanto di BC 2, Surwandono di BC 5, dan Mix Pairs BC 5 Birrul dan Tumini. Ketua NPC Sleman, Suwartoyo mengatakan sejak awal pihaknya memang menargetkan juara dari cabor boccia ini.

“Final antara tim Sleman dengan tim Bantul dimenangkan tim Sleman 14-0. Secara total untuk pertandingan cabor boccia kita mendapatkan empat emas, tiga perak, satu perunggu. Jadi sapu bersih untuk NPC Sleman,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharso yang meninjau langsung cabor boccia mengatakan apreisiasinya karena berhasil merebut medali emas boccia. Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi kontingen Sleman yang masih berlaga di cabor lainnya.

“Saya sangat bahagia dan bangga kepada teman-teman kontingen Sleman dalam gelaran Peparda yang mempunyai semangat dan daya juang yang tinggi,” kata Danang.

Sleman sendiri berkekuatan 7 atlet dengan dua orang di kategori BC 1, empat orang di BC 5, dan satu orang BC 2. Sementara itu Bantul di cabor boccia ini meraih satu medali perak atas nama Duta yang di final kalah dari Suwandono. Kemudian kota Yogyakarta mendapatkan satu perak atas nama Gamas Adi. (dev)

WhatsApp Image 2022-09-06 at 18.05.18

Bantul Juara Umum Atletik Peparda III

Sleman (06/09) :  Bantul berhasil menjadi juara umum cabang olahraga atletik Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022. Setelah di hari pertama meraih 11 medali emas di hari kedua mereka menambah 11 medali emas lagi. Sehingga total kontingen Bantul mendapatkan 22 medali emas melalui atletik.

Tambahan medali emas Bantul diantaranya dipersembahkan oleh Dwi Haryanto di lompat jauh tuna grahita dengan catatan 4,65 meter. Kemudian Teguh Widodo dan Nurfendi di lari 200 meter putra masing-masing di klasifikasi T11 dan T13 dengan catatan waktu 27,27 detik dan 25,48 detik, Siti Komaria di lari 200 meter putri Tuna Grahita, Jejen Dianto di lempar lembing TF11 dengan catatan 20,43 meter, dan Anggun Novita Dewi di lompat jauh TRW putri sejauh 4,55 meter serta lari 200 meter putri TRW dengan torehan waktu 29,78 detik.

Ketua NPC Bantul, Yulianto menyampaikan apresiasi kepada para atletnya yang sukses meraih prestasi di Peparda ini. Karena sejak awal memang mereka menargetkan untuk bisa meriah gelar juara umum di cabor atletik Peparda III.

“Alhamdulillah bisa meraih juara umum, terimakasih kepada para atlet yang sudah berjuang di Peparda tahun ini,” ujarnya.

Selain 22 emas, Bantul juga mendapatkan 11 perak dan 2 perunggu. Kemudian di bawah Bantul ada Sleman dengan 10 emas, 23 perak, dan 8 perunggu. Gunungkidul sementara itu ada di peringkat ketiga dengan 6 emas, 4 perak, dan 6 perunggu disusul Kulon Progo dengan 5 emas, 3 perak, dan 12 perunggu. Diikuti Yogyakarta dengan 3 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. (Devi)

WhatsApp Image 2022-09-06 at 18.44.51

Kota Yogyakarta Juara Umum Goalball Peparda III

Sleman (06/09) :  Kota Yogyakarta keluar sebagai juara umum cabang olahraga Goalball Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY tahun 2022. Dalam pertandingan yang digelar selama satu hari pada Selasa (06/09) di Gedung Serba Guna Condongcatur, Sleman, tim Kota Yogyakarta mengantongi satu emas dan satu perak.

Satu medali emas kota Yogyakarta diraih oleh tim putri yang menang 8-5 atas tim Sleman. Sementara satu medali perak, diraih oleh tim putra yang satu kali menang 10-5 atas tim Sleman dan satu kali kalah 11-9 dari tim Bantul. Dengan hasil ini Ketua NPC Kota Yogyakarta, Yudhi Sugiyanto mengucapkan terimakasih kepada para atlet goalball putra maupun putri yang telah berjuang di ajang Peparda III DIY ini.

“Alhamdulillah jadi yang goalball juara umum dengan satu emas dan satu perak, yang putra belum emas tapi perak jadi untuk teman-teman terimakasih walaupun kita masih belum emas tapi putri dapat emas, sementara teman-teman juara umum,” ujarnya.

Sementara itu Bantul dengan hasil ini meraih satu medali emas melalui tim putranya yang menang dua kali dalam pertandingan yakni 11-8 atas tim Sleman dan 11-9 atas tim Kota Yogyakarta. Sleman dengan sementara hanya meraih satu medali perak dari tim putri dan satu perunggu dari tim putra. (devi)

WhatsApp Image 2022-09-05 at 16.41.55

Bantul Juara Umum Renang Peparda III

Sleman (05/09) : Bantul menjadi juara umum cabang olahraga renang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022. Dimana atlet-atlet Bantul total meraih empat medali emas pada nomor renang lintasan yang digelar pada Senin (05/09) di kolam renang FIK UNY.

Empat medali emas tersebut dipersembahkan oleh Irvan di nomor 50 meter gaya bebas putra klasifikasi S14 dengan catatan waktu 44,87 detik dan 50 meter gaya dada putra dengan catatan waktu 57.45 detik. Kemudian Netiana Nurdiansyah di nomor 50 meter gaya bebas putri klasifikasi S15 dengan torehan waktu 1.11.48 dan DaffaDwitra di nomor 50 meter gaya dada putra klasifikasi S15 dengan catatan waktu 41.31 detik.

Selain empat medali emas, menurut pelatih Bantul, Tantris Damarjati timnya juga berhasil meraih tiga medali perak di ajang ini dan 3 perunggu. Raihan ini menurutnya luar biasa karena sebetulnya ia hanya menargetkan dua medali emas bagi anak asuhnya.

“Targetnya dari awal saya hanya dua emas tapi anak-anak tampil luar biasa Alhamdulillah bisa melebihi target dan juara umum. Dari Bantul ada 3 putra dan 2 putri, hampir semua mendapat medali tapi satu anak tidak dapat, karena sibuk bekerja dan jarang berlatih,” jelasnya.

Sementara itu penanggungjawab cabang olahraga renang Peparda III DIY 2022 Tri Sugiyono mengatakan ada 15 atlet yang ikut di ajang tahun ini. Mereka terbagi dalam dua klasifikasi yakni S14 dan S15. Seluruhnya terbagi dalam sembilan nomor pertandingan.

“Ada sembilan nomor, kategorinya Tuna Rungu Wicara dan Tuna Grahita. Atletnya ada 15, se-DIY dari Kulon Progo, Gunungkidul, Bantul, Kota, sama Sleman,” ujarnya.

Sementara juara umum diraih oleh Bantul, peringkat kedua cabor renang diraih oleh Kota Yogyakarta dengan dua emas, empat perak, dan 3 perunggu. Kemudian Gunungkidul dengan dua emas dan 1 perak, serta Kulon Progo dengan 1 emas dan 1 perak. (devi)

WhatsApp Image 2022-09-05 at 17.04.38

Bantul Sukses Raih 10 Emas Atletik Peparda III

Sleman (05/09) : Kontingen Bantul sementara ini sukses meraih 10 medali emas dari cabang olahraga atletik. Dalam perlombaan yang digelar di Stadion UNY, Senin (05/09) pagi itu Bantul juga sukses meraih 6 medali perak dan 1 perunggu.

Sepuluh medali ini diraih diantaranya oleh Teguh Widodo di nomor lari 100 meter TF11 Putra dengan torehan waktu 12.84 detik. Nurfendi di lari 100 meter T12 Putra dengan catatan waktu 11,96 detik. Siti Komara lari 100 meter T20 Putri 13,98 detik.

Kemudian Anggun Nofita Sari di lari 100 meter TRW putri 13,30 detik. Dhimas Pramajaya lari 100 meter TRW putra 11,77 detik, Alghony Nurohman dengan 14,96 detik di nomor lari 100 meter TDTF 35-38 CP putra. Kemudian Jejen Dianto di nomor tolak peluru TF11 Putra sejauh 6,84 meter dan lempar cakram F11 Putra sejauh 19,22 meter.

Pelatih atletik Bantul Efi Maghfiroh menyebut di ajang Peparda kali ini pihaknya mematok target yang 24 medali emas. Untuk mencapai target tersebut persiapan pun dilakukan sejak lama dengan diikuti total sebanyak 15 atlet.

“Sebenarnya ada 18-19 atlet tapi karena banyak yang dicoret karena tidak memenuhi syarat jadi hanya 15 yang main. Sebagian ada yang main di 2-3 nomor, andalan kami di lari, lari 100 meter,” ujarnya di sela-sela perlombaan.

Sementara itu Kabupaten Sleman ada di peringkat dua dengan 8 emas, 13 perak, dan 5 perunggu. Di bawahnya ada Gunungkidul dengan 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Kulon Progo mendapatkan 2 emas, 3 perak, dan 7 perunggu ada di peringkat empat dan kota Yogyakarta dengan 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di peringkat bawah klasemen. (devi)

WhatsApp Image 2022-09-04 at 18.32.50

Sleman Juara Umum Para Badminton Peparda III DIY 2022

Sleman (04/09) : Tim bulutangkis Sleman di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 2022 berhasil meraih gelar juara umum setelah total mengumpulkan 6 medali emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Dalam pertandingan yang digelar di Hall Bulutangkis FIK UNY tersebut emas Sleman dipersembahkan oleh Nur Yuningsih di nomor Tunggal Grahita putri yang menang atas Winda Apriliana dengan skor 21-16 dan 21-13.

Kemudian Supriyadi yang menang atas rekan satu timnya Witadi di babak final Tunggal Putra SL 4 dengan skor 21-14 dan 21-16. Irna Octaviani di nomor Tunggal TRW Putri yang juga mengalahkan rekan satu timnya Ludira Jati Herdiana dengan skor 21-19 dan 21-7.  Kemudian Yulianto di Tunggal WH 2 yang meraih dua kemenangan beruntun di babak round robin, Duet Irna dan Ludira di nomor Ganda TRW Putri yang juga menang beruntun di babak round robin, dan Duet Mix Kelas 8 Arya Sadewa dan Ratna Dewi yang di laga terakhir sukses mengalahkan unggulan Kulon Progo Mashuri dan Qonitah Ikhtiar Syakuroh.

Ketua NPC Sleman, Suwartoyo pun mengaku bangga dengan prestasi paralimpian tersebut. Sejak awal mereka memang ditargetkan untuk bisa meraih prestasi terbaik sebagai tuan rumah. “Syukur Alhamdulillah mereka bisa meraih hasil terbaiknya, terimakasih saya ucapkan kepada para atlet. Semoga ini menjadi pembuka bagi prestasi atlet-atlet lainnya dari Sleman di cabor-cabor berikutnya,” ujarnya.

Di bawah Sleman, kontingen Bantul sukses meraih gelar juara kedua setelah mengumpulkan 4 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Empat emas Bantul dipersembahkan oleh Sudartik di nomor Tunggal WH 2 Putri, pasangan Aditya Hermawan dan Monica Oktavian di nomor Mix TRW, Aditya Hermawan di nomor Tunggal TRW Putra, dan Sumardiyana di nomor Tunggal WH 1 Putra.

Peringkat ketiga para badminton sementara itu diraih oleh atlet-atlet kota Yogyakarta yang mendapatkan tiga medali emas. Ketiganya dipersembahkan oleh Rifki Lusuandi dan Wahyu Triwibowo di nomor Ganda TRW Putra, duet Naufal Dwi Kurnia dan Tarisa Putik di Mix Grahita, dan Naufal Dwi Kurnia di Tunggal Grahita Putra.

Sementara Kulon Progo sukses mendapatkan satu emas melalui atlet andalannya Qonitah Ikhtiar Syakuroh di nomor Tunggal SL 4 Putri, serta dua medali perak, dan satu medali perunggu. Kontingen Gunungkidul di para badminton ini hanya mendapatkan dua medali perak. (dev)