Yogyakarta, (03/11) : Tim tenis kursi roda Daerah Istimewa Yogyakarta menyerahkan piala bergilir Kapusrehab Cup 2020 kepada National Paralympic Committee (NPC) setempat pada Selasa (03/11). Kegiatan penyerahan dilakukan di sela-sela kegiatan latihan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Dalam penyerahan tersebut, pelatih tim tenis kursi roda DIY, Mohammad Jaka Suryanto, juga menyampaikan sejumlah evaluasi bagi para atlet. Meski berhasil meraih gelar juara umum dengan merebut dua kemenangan di dua kelas, tetapi menurutnya kejuaraan ini bukan menjadi target mereka. Karena fokus mereka adalah di ajang Peparnas mendatang.
“Nanti perlu belajar teknik lain-lain lagi, seperti kemarin main servis bawah terus setelah lawan terbiasa kita kasih servis bola atas dia bingung. Nah itu menguasai teknik yang banyak bisa jadi variasi serangan,” ujarnya.
Sementara itu salah satu pemain yang turut bermain di Kapusrehab Cup 2020 kemarin, Sarjiyanto menyebut instruksi pelatih sangat menolongnya dalam pertandingan. Sehingga hasilnya ia dan rekan satu timnya bisa meraih kemenangan hingga ke final.
“Kalau main selalu lihat pelatih, apa instruksinya selalu ikuti, efektif kemarin. Bagi teman-teman yang belum bisa main sekarang mungkin tahun depan ada lagi, yang penting latihan serius, waktu masih panjang, dan jangan minder,” tegasnya.
Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto mengaku bersyukur dengan pencapaian para pemain tenis kursi roda ini.
“Bersyukur juara satu di second draw dan main draw, sampai bisa bawa pulang piala bergilir. Ini pertama kalinya bagi Jogja, mudah-mudahan dia betah di sini dan ngga balik lagi ke sana. Kalau balik nanti kita boyong lagi,” ujar Hariyanto.
Kedepan tantangan bagi tim ini menurutnya akan semakin berat. Setelah selama ini mereka berjuang untuk meraihnya, kini para pemain ini harus berjuang lagi untuk bisa mempertahankan gelar juara tersebut. Sementara banyak daerah lain juga tentunya berharap untuk bisa merebut gelar itu.
Sebelumnya tim tenis kursi roda DIY berhasil menang di ajang Kapusrehab Cup 2020 yang digelar di Bogor, Jawa Barat, pada 27 Oktober lalu. Mengirim dua pasangan di tim second draw DIY diwakili oleh Hariyanto dan Sarjiyanto yang menang 8-1 melawan tim Papua. Sementara main draw DIY diperkuat oleh Suwardi dan Arifin yang menang 8-5 melawan tuan rumah.






