UDN_8853

Virus Corona Merebak, Atlet Puslatda NPC DIY Diinstruksikan Berlatih Mandiri

TRIBUNJOGJA.COM – National Paralympic Committe (NPC) DIY memutuskan menunda kegiatan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 mendatang, menyusul merebaknya virus Covid-19.

Sebagai gantinya, para atlet diminta berlatih secara mandiri dengan sejumlah ketentuan.

“Berlatih secara mandiri dalam ruangan yang bersuhu normal atau disarankan latihan di tempat terbuka. Meminimalkan kontak fisik secara langsung dengan orang lain,” tertera dalam surat edaran yang ditandatangani Ketua NPC DIY, Hariyanto, Selasa (24/3/2020).

“Selalu menjaga kesehatan, dengan menggunakan alat pelindung diri baik sebelum maupun sesudah latihan dengan pemenuhan gizi dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh dan imunitas,” katanya.

Selanjutnya, proses latihan tetap dalam pemantauan pelatih atau tim secara daring.

Selain Puslatda yang harus ditunda pelaksanaannya, NPC DIY juga melakukan penundaan kegiatan yang melibatkan banyak orang diantaranya Rakerda dan rapat rutin, Kejurda, Kejurnas atau kejuaraan internasional yang bersifat single maupun multi event.

Hariyanto mengatakan bahwa atlet merupakan merupakan asset yang penting untuk masa depan.

Sehingga pihaknya tidak ingin mengorbankan atlet mapun membuat mereka menjadi penyebar virus Covid-19 yang tengah merebak.

Selain itu Hariyanto juga mengatakan sejumlah tempat latihan saat ini telah ditutup, seperti Stadion Mandala Krida, Stadion Sultan Agung, dan juga SLB Negeri 1 Bantul.

“Mengungangi aktivitas di luar dengan mengumpulkan beberapa orang, itu kan juga sangat riskan bagi para atlet, mereka kan kedepannya jadi asset. Jangan sampai jadi korban maupun penyebar,” kata Hariyanto.

Lebih lanjut Hariyanto mengatakan para atlet juga diminta untuk tetap menjalin komunikasi.

Tim pelatih akan memberikan instruksi mengenai program latihan yang bisa mereka lakukan di rumah.

Selain itu juga memantau perkembangan mereka sebab pihaknya akan membentuk tim pemantau untuk para atlet ini.

Total ada 90 paralimpian DIY dan 22 orang pelatih yang masuk dalam Puslatda Peparnas 2020.

Mereka terbagi dalam delapan cabang olahraga diantaranya tenis meja, bochia, panahan, dan angkat berat.(TRIBUNJOGJA.COM)